Berita

jokowi/net

Jokowi Tutup Pidato Hari Pahlawan Dengan Pekikan "Merdeka"

SELASA, 10 NOVEMBER 2015 | 11:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2015 yang dilaksanakan di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/11).

Menurut Jokowi Indonesia adalah sebagai negeri pahlawan. Pasalnya, para pemudanya pantang menyerah dalam menghadapi penjajah.

"Pemuda-pemudanya pantang menyerah untuk mengibarkan merah putih di Bumi Pertiwi," kata Jokowi dalam pidatonya.


Jelas dia, semangat itu yang harus diwarisi kepada generasi muda karena tanggung jawab ada di pundak mereka untuk meneruskan perjuangan, pengorbanan dan pengabdian para pahlawan guna membangun masa depan bangsa dan negara yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian.

Dalam pidatonya, Kepala Negara juga mengingat kepada seluruh masyarakat di Tanah Air tentang pesan Bung Tomo, tokoh dalam peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

"Sepanjang kita masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga," terang Jokowi mengingatkan pesan Bung Tomo.

Hari Pahlawan ke-70 tahun 2015 negara menganugerahkan gelar pahlawan kepada lima tokoh. Amarhum Bernard Wilhem Lapian, tokoh dari Provinsi Sulawesi Utara; almarhum Mas Isman, tokoh dari Provinsi Jawa Timur; almarhum Komisaris Jendral Polisi Dr. H. Moehammad Jasin, tokoh dari Provinsi Jawa Timur; almarhum I Gusti Ngurah Made Agung, tokoh dari Provinsi Bali; dan almarhum Ki Bagus Hadikusumo, tokoh Muhammadiyah.

"Mewakili segenap bangsa Indonesia, saya mengucapkan terima kasih kepada para ahli waris atas jasa dan pengorbanan yang telah diberikan kelima pahlawan kusuma bangsa tersebut untuk Indonesia," ujarnya.

"Merdeka!" pekik Jokowi menutup pidatonya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya