Berita

net

Nusantara

THR Untuk PNS Bakal Dikaji Ulang

MINGGU, 08 NOVEMBER 2015 | 22:56 WIB | LAPORAN:

Komisi II DPR meminta pemerintah dan Badan Anggaran mengkaji ulang besaran Tunjangan Hari Raya bagi Pegawai Negeri Sipil dalam APBN-Perubahan 2016. Pada APBN 2016 yang baru disahkan kemarin, terdapat anggaran sebesar Rp 7,5 triliun untuk THR.

Wakil Ketua Komisi II Wahidin Halim mengatakan, anggaran sebesar itu dapat mengangkat pegawai honorer yang saat masih banyak tidak menerima honor.

"Dulu dimaklumatkan tidak ada THR bagi PNS, sekarang ada. Tapi saya minta yang lebih penting itu honor-honor pegawai honorer dibayar dan diangkat sebagai PNS. Itu yang seharusnya diprioritaskan, bukan THR PNS. Saya minta ini dikaji ulang," katanya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (8/11).


Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, Komisi II belum pernah membahas besaran THR PNS bersama Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi.

"Tidak dibahas soal THR PNS ini oleh Menpan RB. Tapi saya nilai, pemerintah ingin bahagiakan PNS tanpa memperhatikan rakyatnya," sesal Wahidin.

Untuk itu, Komisi II meminta pemerintah benar-benar mengawasi kinerja PNS yang kesejahteraannya sudah ditingkatkan. Sambil menunggu pembahasan APBN-P 2016 untuk mengkaji THR tersebut.

"Sejauh tidak terpengaruh terhadap rakyat dan anggaran pemerintah ada untuk THR ini, boleh-boleh saja. Tapi harus diperhatikan kinerjanya," tegas Wahidin [wah] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya