Berita

Hadar Nafis Gumay/net

Politik

PILKADA SERENTAK 2015

KPU: Mencoblos 'Setuju' Atau 'Tidak Setuju' Sama-sama Baik

MINGGU, 08 NOVEMBER 2015 | 09:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hari pemungutan suara pada Pilkada Serentak 2015 akan menjadi hari yang penting untuk masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Pilkada khusus untuk TTU bersama Blitar dan Tasikmalaya adalah tiga daerah yang pertama kali di Indonesia, bahkan jarang terjadi di negara lain, karena akan melakukan pemilihan dengan satu pasangan calon.

Hal ini menjadi keistimewaan dan kebanggaan bersama masyarakat TTU, pemilihan dengan model yang baru harus bisa dilaksanakan dengan baik untuk memilih calon pemimpin di TTU. Untuk itu, KPU RI bekerjasama dengan KPU Provinsi NTT dan KPU Kabupaten TTU menyelenggarakan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara dengan Satu Pasangan Calon, di TPS 01 Oetalus, Bikomi Selatan, TTU, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (7/11) lalu.

"Saya ingin memberikan penekanan bahwa model baru ini sama baiknya dengan pilkada yang calon kepala daerahnya lebih dari satu pasangan calon. Memilih 'setuju' itu baik, dan memilih 'tidak setuju' juga baik. Hal yang tidak baik itu apabila tidak datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya," ujar Anggota KPU RI Hadar Nafis Gumay seperti dilansir dari laman kpu.go.id.


Tujuan simulasi ini agar penyelenggara pilkada dapat memahami proses dan tata cara tahapan pemungutan suara di TPS, agar pada waktunya nanti pemungutan dan penghitungan suara bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, masyarakat bisa melihat dan mengetahui secara langsung tata cara mencoblos yang benar.

"Semua informasi ini diharapkan bisa disebarluaskan agar semua masyarakat mengetahui proses pilkada dengan satu pasangan calon ini," tambah Hadar. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya