Berita

rachmawati soekarnoputri/net

HATE SPEECH

Ini Yang Lebih Baik Dari Surat Edaran Kapolri

SABTU, 07 NOVEMBER 2015 | 23:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Hate speech atau penyebaran kebencian dan penistaan yang kerap dilakukan melalui sosial media adalah buah dari kapitalisme dan liberalisme yang telah menjadi way of life bangsa Indonesia.

Hal ini terjadi sejak UUD 1945 diamandemen antara 1999 hingga 2001 lalu.

Demikian disampaikan tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri dalam perbincangan dengan redaksi Sabtu malam (7/11).


Dengan demikian, menurut putri Bung Karno ini, jalan keluar dari persoalan hate speech bukanlah dengan menerbitkan Surat Edaran Kapolri mengenai penanganan ujaran kebencian.

Satu-satunya cara adalah dengan kembali ke naskah asli UUD 1945, yang berarti kembali ke cara hidup sosialisme Indonesia yang dibangun para pendiri bangsa di masa lalu.

"Amandemen UUD1945 membuat konstitusi 1945 berubah menjadi liberal kapitalis. Akibatnya seluruh sendi kehidupan masyarakat berubah menjadi way of life yang memberi kesempatan budaya dari luar masuk dan menyisihkan budaya kepribadian Indonesia," ujar Rachma.

"Teknologi dunia maya menyerbu tanpa filter, dan ini merupakan proxy war atau asimetric war," katanya lagi.

Dengan demikian, Rachma yakin, tidak akan mungkin kepribadian bangsa Indonesia kembali kepada nilai-nilai ketimuran yang diagungkan di masa lalu, tanpa mengembalikan pondasi negara ini ke UUD 1945 sebelum diamandemen. [dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya