Berita

Dunia

METROJET 9268

Ada Kegaduhan Sebelum Pesawat Meledak

SABTU, 07 NOVEMBER 2015 | 23:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Otoritas Mesir sampai kini masih belum menyimpulkan apa penyebab kecelakaan pesawat Rusia Metrojet dengan nomor penerbangan 9268.

Sementara rekaman dari black box pesawat naas itu memperdengarkan kegaduhan dan bising sesaat sebelum black box berhenti merekam. Diduga, saat itulah pesawat meledak.

Kepala investigasi dari pihak Mesir, Ayman al-Muqaddam, menyampaikan rekaman itu dalam pertemuan dengan jurnalis hari Sabtu (7/11) di Kairo.


"Kami masih mempertimbangkan semua skenario yang mungkin sebagai penyebab kecelakaan, tetapi sampai kini kami belum mencapai kesimpulan apapun," ujarnya.

Menurutnya, sampai kini pihak Mesir masih berada pada tahap mengumpulkan informasi dan bukti-bukti.

Pesawat Airbus A321 naas yang membawa 224 penumpang dan kru itu terbang dari bandara di Sharm Al Sheikh menuju St. Petersburg di Rusia. Pesawat meledak sekitar 23 menit setelah tinggal landas. Sebagian besar penumpang adalah turis Rusia.

Pihak Amerika Serikat dan Inggris mengatakan, kemungkinan besar pesawat itu mengalami kecelakaan karena aksi terorisme.

ISIS telah mengklaim sebagai pihak yang melakukan serangan teroris. Kalau klaim ini benar, diduga kuat, ini berkaitan dengan serangan Rusia ke kantong-kantong ISIS di Suriah.

"Komite tidak memiliki informasi atau bukti apapun yang berkaitan dengan hal itu (aksi terorisme)," ujarnya. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya