Otoritas Mesir sampai kini masih belum menyimpulkan apa penyebab kecelakaan pesawat Rusia Metrojet dengan nomor penerbangan 9268.
Sementara rekaman dari black box pesawat naas itu memperdengarkan kegaduhan dan bising sesaat sebelum black box berhenti merekam. Diduga, saat itulah pesawat meledak.
Kepala investigasi dari pihak Mesir, Ayman al-Muqaddam, menyampaikan rekaman itu dalam pertemuan dengan jurnalis hari Sabtu (7/11) di Kairo.
"Kami masih mempertimbangkan semua skenario yang mungkin sebagai penyebab kecelakaan, tetapi sampai kini kami belum mencapai kesimpulan apapun," ujarnya.
Menurutnya, sampai kini pihak Mesir masih berada pada tahap mengumpulkan informasi dan bukti-bukti.
Pesawat Airbus A321 naas yang membawa 224 penumpang dan kru itu terbang dari bandara di Sharm Al Sheikh menuju St. Petersburg di Rusia. Pesawat meledak sekitar 23 menit setelah tinggal landas. Sebagian besar penumpang adalah turis Rusia.
Pihak Amerika Serikat dan Inggris mengatakan, kemungkinan besar pesawat itu mengalami kecelakaan karena aksi terorisme.
ISIS telah mengklaim sebagai pihak yang melakukan serangan teroris. Kalau klaim ini benar, diduga kuat, ini berkaitan dengan serangan Rusia ke kantong-kantong ISIS di Suriah.
"Komite tidak memiliki informasi atau bukti apapun yang berkaitan dengan hal itu (aksi terorisme)," ujarnya.
[dem]