Berita

jokowi/net

Politik

Peluang Jokowi Dirikan Parpol Sudah Sirna

JUMAT, 06 NOVEMBER 2015 | 05:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Peluang Presiden Jokowi untuk mendirikan partai politik baru sangat terbuka kalau pertimbangannya jargon-jargon kampanye pilpres lalu. Namun kalau melihat kinerja Jokowi dalam satu tahun pemerintahannya, peluang tersebut sudah hilang.

"Kalau mengacu kepada jargon-jargon kampanyenya saat pilpres 2014, besar peluang Jokowi untuk membuat partai baru di Pilpres 2019," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia, Agung Supriyo seperti dilansir dari JPNN, Jumat (6/11).

Sebaliknya lanjut dia, kalau pada masa satu tahun pertama pemerintahan Jokowi ini mampu memukau rakyat Indonesia atau setidaknya sama dengan janji-janji politiknya, maka tidak sulit bagi mantan Gubernur DKI itu untuk membuat kendaraan politiknya di pilpres yang akan datang.


"Kalau dengan modal kepercayaan publik yang semakin berkurang ini Jokowi memaksakan diri membuat partai politik baru, maka ini langkah spekulatif dan PDIP pasti akan mencoretnya sebagai petugas partai," ujar Agung.

Menjawab pertanyaan tentang dugaan banyak pihak bahwa pendukung Jokowi yang tergabung dalam Pro-Jokowi (Projo) merupakan cikal-bakal partai politik baru, Agung menggeleng tanda tak setuju.

"Projo itu hanya untuk bargaining position Jokowi ketika berhadapan dengan kader PDIP. Tapi secara individu, Jokowi masih jauh di bawah Megawati," tukas Agung. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya