Berita

irma suryani chaniago/net

Politik

Partai Paloh Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan PP Pengupahan

JUMAT, 06 NOVEMBER 2015 | 00:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Elemen buruh dan parlemen satu suara menolak pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) No. 78/2015 tentang Pengupahan. PP tersebut dinilai hanya akan membuat para buruh kian menderita.

Demikian disampaikan Ketua Kelompok Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago dalam jumpa pers yang digelar bersama buruh di Gedung LBH Jakarta, Menteng, Jakarta, Kamis (5/11).

Irma mengatakan pemerintah harus menunda pemberlakuan PP No. 78/2015 tentang Pengupahan sampai Komisi IX mendapat penjelasan atas penerbitan PP yang mendapat penolakan dari seluruh elemen buruh di Indonesia itu.


Untuk itu Komisi IX akan segera memanggil pemerintah dalam hal ini Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri.

"Hari ini (Kamis) Ketua Komisi IX Dede Yusuf telah melayangkan surat kepada Menaker yang disetujui oleh seluruh fraksi agar secepatnya setelah reses DPR dapat segera membahasnya," tegas Irma, anak buah buah Surya Paloh (Ketum Nasdem) ini.

Ia juga meminta para gubenur dan bupati/walikota untuk menunda pemberlakuan PP tersebut, termasuk dalam menetapkan UMP/UMK tidak menggunakannya.

"Saya menyayangkan keluarnya PP ini. RPP Pengupahan tidak pernah lebih dahulu dibicarakan dan didiskusikan dengan DPR," tukas Irma lewat rilis Fraksi Nasdem. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya