Berita

Politik

Empat Alasan Jokowi Perlu Kocok Ulang Kabinet

KAMIS, 05 NOVEMBER 2015 | 21:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Jokowi punya alasan untuk mengocok ulang komposisi Kabinet Kerja. Menurut pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Agung Supriyo, setidaknya ada empat hal yang mendorong kabinet harus direshuffle.

Empat hal tersebut adalah kebakaran hutan dan asap, 'kecelakaan hukum' Jaksa Agung dalam kasus Bansos Gatot Pujo Nugroho, ketidaksukaan PDIP terhadap Menteri BUMN Rini Soemarno dan bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke barisan pendukung pemerintah.

"Secara politis hanya empat hal itu yang bisa dijadikan alasan reshuffle," kata Agung di Jakarta, Kamis (5/11).


Soal kebakaran hutan dan asap lanjutnya, dipicu oleh kesalahan pemerintah dalam memaknai Elnino sehingga menimbulkan kerugian harta benda dan nyawa rakyat Indonesia.

"Sedangkan alasan kedua terkait dengan hukum, terjadinya dugaan menerima suap yang dilakukan oleh (mantan) kader NasDem Patrice Rio Capella. Walau Jaksa Agung yang juga berasal dari Partai NasDem hingga kini belum terbukti tersangkut kasus tersebut, tapi ini dengan sendirinya menjadi beban Kabinet Kerja," kata Agung.

Faktor keempat pendorong reshuffle karena bergabungnya PAN dalam koalisi pendukung pemerintah.

"PAN pasti tidak akan mau bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi-JK kalau tidak diberi jatah di kabinet. Pasti ada deal politik," pungkas Agung Supriyo seperti dilansir JPNN.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya