Berita

Jokowi Daulat Dirinya Presiden Pembakar Hutan‎

KAMIS, 05 NOVEMBER 2015 | 16:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah mendaulat dirinya sendiri sebagai presiden para pembakar hutan dan lahan.

Penilaian tersebut disampaikan aktivis Haris Rusly Moti‎ dalam pesan yang dipancarluaskannya siang ini (Kamis, 5/11).

Bagaimana tidak, sebut mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik itu hingga saat ini belum juga ada perusahaan yang ditetapkan sebagai tersangka terkait pembakar hutan. Untuk menetapkan satu perusahaan sebagai tersangka saja masih dalam status mungkin.

‎Lebih meragukan lagi, katanya, yang ditetapkan tersangka adalah perusahaan raksasa perkebunan yang disinyalir kuat turut menyumbang pemenangan Jokowi-JK dalam pilpres 2014 lalu.

‎"Jokowi hanya menjadikan Suku Anak Dalam sebagai tameng dengan berselfie untuk melindungi para penjahat perusahaan pembakar lahan tempat tinggal Suku Anak Dalam. Jokowi telah mendaulat dirinya sebagai presidennya para pembakar lahan tempat tinggal Suku Anak Dalam," kata aktivis Petisi 28 yang baru-baru ini melayangkan somasi kepada Jokowi terkait kebijakan penanganan kebakaran hutan.

Pernyataan keras Haris ini disampaikan sebagai komentar atas pernyataan Kapolri ‎Jenderal Badrodin Haiti bahwa pihaknya belum menetapkan perusahaan sebagai tersangka terkait pembakaran hutan.  Badroin hanya menyampaikan ada kemungkinan perusahaan yang jadi tersangka.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya