Berita

Ilustrasi/net

Politik

FPI: Polisi Harusnya Ancam Pembakar Hutan dan Pemimpin Pembohong

KAMIS, 05 NOVEMBER 2015 | 15:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Front Pembela Islam (FPI) ikut menyikapi Surat Edaran Kapolri mengenai ‎Penanganan Ujaran Kebencian atau hate speech.

Sikap FPI terkait surat edaran yang ditandatangani Jenderal Badrodin Haiti disampaikan melalui akun Twitter @DPP_FPI.‎

"Pak Polisi, ‎mengusut pembakar hutan jauh lebih esensial dan urgen bagi bangsa ini daripada mengurus hal remeh temeh seperti foto Suku Anak Dalam," kicau FPI.

‎FPI meminta polisi tidak membungkam daya kritis anak bangsa dengan ancaman penjara. Kritik yang mereka sampaikan tidak membunuh orang dan tidak juga membuat puluhan ribu orang menderita penyakit ISPA. Justru, menurut FPI, polisi seharusnya ancam keras pelaku pembakar hutan karena sudah membuat jutaan rakyat sengsara.

‎"Pak Polisi, harusnya Anda juga buat Surat Edaran bagi pemimpin yang ingkar janji dan sengsarakan rakyat. Ancam mereka dengan hukuman berat."‎

"Pak Polisi, sekali lagi fokuskan pada penyelidikan kasus pembakar hutan. Kejar dan tangkap pelakunya, siapapun mereka," demikian kicau FPI.‎[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya