Berita

jusuf kalla/net

Bisnis

JK Proyeksikan Rp 50-100 Triliun Anggaran Tambahan untuk Pembangunan Infrastruktur

RABU, 04 NOVEMBER 2015 | 22:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Guna menjawab kebutuhan infrastruktur yang sangat besar, pemerintah memproyeksikan Rp 50-100 triliun anggaran tambahan.

Kepastian mengenai hal itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada saat pembukaan Indonesia Infrastruktur Week di di Jakarta Convention Center, Rabu (4/11).

"Setiap orang Indonesia perlu infrastruktur yang baik, dan saya memproyeksikan bahwa pemerintah akan mengalokasikan Rp 50-100 triliun anggaran pembangunan infrastruktur tambahan terhadap investasi Rp 100 triliun yang ada saat ini," kata JK.


JK, seperti tertulis dalam keterangan pers yang diterima redaksi, mengatakan kebutuhan infrastruktur saat ini tidak terbatas. Jika di masa lalu bangga karena memiliki jalan raya Anyer-Panarukan, saat ini kita ingin tersedia lebih banyak lagi jalan.

"Tidak hanya itu, kita juga menginginkan perkembangan teknologi komunikasi seperti 3G dan 4G. Semua ini diperlukan apabila kita ingin berkompetisi dengan negara tetangga kita," papar JK.

Untuk itu JK mengajak pemangku kepentingan untuk berperan serta dalam memenuhi kebutuhan infrasturktur ini.

"Saya mendorong para pemangku kepentingan untuk bekerja sama bahu membahu untuk menjawab kebutuhan infrastruktur yang sangat besar," tukas JK.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya