Berita

iwan sumule/net

SURAT EDARAN ANTI KEBENCIAN

Iwan Sumule: Tangkap Dong Orang-orang yang Minta Jokowi Lengser!

MINGGU, 01 NOVEMBER 2015 | 15:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pihak Kepolisian ditantang untuk segera menangkap orang-orang yang menyerukan Joko Widodo lengser dari jabatannya sebagai Presiden RI. Langkah ini perlu dilakuka sebagai upaya menjalankan Surat Edaran Kapolri tentang Penanganan Ujaran Kebencian.

Tantangan ini disampaikan politisi Gerindra Iwan Sumule dalam pesan yang dipancarluaskannya siang ini (Minggu, 1/11).

Seruan yang disampaikan masyarakat agar Jokowi mundur, sebut mantan aktivis mahasiswa 1998 ini, tak lain sebagai bentuk kebencian. Menurut dia, ada banyak anggota masyarakat yang menyampaikan desakan tersebut.


Pernyataan Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ali Mahsun sebagai contoh. Diberitakan salah satu media online, Jokowi disebut sebagai presiden terlemah dalam sejarah Indonesia dan karenanya Mahsun menyerukan agar segera digelar Sidang Istimewa MPR untuk melengserkan Jokowi.

"Bukankah itu termasuk menebar kebencian terhadap golongan manusia pendusta? Ditangkap dong, iya gak sih?" kata Iwan Sumule.

Mahasiswa, buruh, pedagang kaki lima dan seluruh rakyat yang menyerukan pelengseran dan penarikan mandat rakyat dari Jokowi sebenarnya termasuk ujaran kebencian yang dimaksud Polri.

Iwan Sumule pun terkejut dengan sikap mantan staf khusus presiden yang kini menjadi pengurus pusat DPP Partai Demokrat Andi Arief. Di tengah polemik Surat Edaran Kapolri tentang Penanganan Ujaran Kebencian yang ditandatangani Jenderal Badrodin Haiti pada 8 Oktober 2015, Andi berkicau di akun twitternya dengan menyebut Jokowi kampret.

"Waduh, apa kagak takut ditangkap Pak Polisi karena menyebut Joko Widodo dengan sebutan ka***et ya," demikian Iwan Sumule.[dem]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya