Berita

PDIP: Jangan-jangan Pimpinan DPR Tak Punya Hati Nurani

JUMAT, 30 OKTOBER 2015 | 15:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sikap Pimpinan DPR mengenakan masker saat Sidang Paripurna pagi tadi menuai protes. Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengatakan Setya Novanto cs telah menghina Indonesia karena menggunakan masker saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan.

"Lelucon masker umumnya disebut sebagai aksi teaterikal yang biasa dilakukan mahasiswa. Ketika aksi teaterikal itu justru dilakukan juga di saat paripurna oleh para pimpinan DPR, maka sepertiya di masa muda mereka tidak pernah melakukan demonstrasi termasuk aksi-aksi teaterikal," kata Adian, Jumat (29/10).

Anggota Komisi II DPR RI ini menilai, tindakan pimpinan DPR mengenakan masker yang diklaim sebagai bentuk solidaritas kepada rakyat yang menjadi korban asap sangat menyedihkan. Sikap demikian, bagi Adian, pimpinan DPR menjadikan rakyat dan lagu Indonesia Raya menjadi olok-olok yang tidak lucu hanya untuk mengejar popularitas dan pencitraan.


"Para pimpinan itu bukan saja tidak punya rasa kebangsaan tapi juga jangan-jangan mereka tidak punya hati nurani," imbuhnya.

Bagi Adian, pilihan menggunakan masker saat paripurna untuk menunjukan solidaritas dan kepedulian terhadap korban asap merupakan cara yang norak dan kekanak-kanakan. Menurut dia, seharusnya kepedulian DPR terhadap korban asap akibat kebakaran hutan ditunjukkan dengan merevisi undang-undang yang melegitimasi pembakaran hutan, salah satunya Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Selain merevisi undang-undang, hal lain yang harusnya dilakukan oleh pimpinan DPR adalah memperjuangkan anggaran yang lebih besar untuk mencegah kebakaran hutan di kemudian hari," demikian Adian.[dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya