Berita

rio capella

Selain Minta Uang, Rio juga Sanggupi Permintaan Gubernur Sumut Nonaktif GPN

KAMIS, 22 OKTOBER 2015 | 16:58 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho, angkat bicara soal dugaan keterlibatan mantan Sekjen Nasdem Patrice Rio Capella dalam kasus penanganan kasus dana bantuan sosial alias bansos.

"Saya belum pernah diperiksa tapi saya dijadikan tersangka. Tolonglah disampaikan duduk permasalahannya kepada Jaksa Agung. Pak Rio menyanggupi itu," kata Gatot.

Gatot menyampaikan itu  usai bersaksi dalam kasus suap penanganan bansos dengan terdakwa Panitera PTUN Medan, Dyamsir Yusfan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/10).


Gatot merasa dipolitiaasi terkait perkara korupsi bansos yang ditangani kejaksaan agung. Dia mengaku diperlakukan tidak adil karena belum pernah diperiksa namun dinyatakan sebagai tersangka, berdasarkan surat panggilan pemeriksaan untuk dua anak buahnya, Kabiro Keuangan Ahmad Fuad Lubis dan Plh Sekda Sumut Sabrina pada Maret 2015.

"Saya enggak bisa bekerja dengan tenang karena banyak politisasi," ujarnya.

Tak hanya itu, Gatot juga mengakui adanya permintaan uang dari Rio yang diserahkan istrinya, Evy Susanti melalui Fransisca Insani Rahesti yang merupakan advokat magang di kantor pengacara OC Kaligis. Namun Gatot tidak membeberkan jumlahnya.

Pengakuan Gatot senada dengan pernyataan Evy sewaktu dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa OC Kaligis, Kamis (1/10), mengenai adanya surat panggilan pemeriksaan dari Kejagung untuk Ahmad Fuad Lubis dan Sabrina dalam kasus bansos dengan tersangka Gatot.  [zul]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya