Berita

Politik

Pansus Pelindo Rawan Politisasi

RABU, 21 OKTOBER 2015 | 21:16 WIB | LAPORAN:

DPR seharusnya cukup melakukan pengawasan dalam penanganan dugaan korupsi di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengaku tidak setuju dengan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II. Lantaran, hal itu membuat DPR masuk pada ranah hukum yang berujung pada rawan terjadinya politisasi.

"Tidak setuju (pembentukan Pansus Pelindo). Dalam arti tidak ada kasus hukum yang bisa diselesaikan‎ dengan politik. Kalau menurut saya ranah hukum, ranah hukum utuh. DPR ikut memberikan pengawasan, lakukan pengawasan," jelasnya saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/10).


Siti menilai, masuknya unsur politik pada wilayah hukum dikhawatirkan nantinya pembentukan Pansus Pelindo II hanya untuk kepentingan politik saja. Dia mencontohkan bagaimana Pansus Century yang terbukti tidak jelas ujung pangkalnya.

Menurut Siti, seharusnya DPR menyerahkan persoalan yang terjadi di Pelindo II ke ranah hukum. Sehingga, melalui Komisi III cukup melakukan pengawasan.

"Ranah hukum melalui Komisi III DPR lakukan pengawasan. Bukan panja, pansus," ujarnya.

Lebih lanjut, Siti menambahkan, dengan pembentukan Pansus Pelindo II maka kinerja pemerintah secara keseluruhan terg‎anggu. Bahkan, konsentrasi DPR dalam melakukan fungsi pengawasan, legislasi dan anggaran juga terganggu.

"Ya selama ada hak inisiatif menonjol pansus interpelasi atau hak angket, jadi terganggu. Padahal, selama ini tidak ada kasus hukum diselesaikan politik kecuali politisasi hukum," imbuhnya.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya