Berita

MA dan Pengadilan Tinggi Sahkan Golkarnya Ical, Golkarnya Agung Abal-abal

SELASA, 20 OKTOBER 2015 | 19:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Aburizal Bakrie (ARB) cs boleh tersenyum lebar. Bertepatan hari ulang tahun Golkar ke-51 yang diperingati hari ini, ARB menerima keputusan banding Pengadilan Tinggi Jakarta dan kasasi Mahkamah Agung. Keputusannya, sama-sama memenangkan kubu ARB dan menganulir kepengurusan Golkar Agung Laksono.

"Hari ini IHZA & IHZA Firm telah menerima salinan resmi putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak permohonan banding AL, Menkumham dan Ketua DPD Jakut, dan kembali menguatkan putusan PN Jakarta Utara yang menyatakan bahwa penyelenggaraan Munas Ancol tidak sah dan kepengurusan yang dihasilkannya dibawah kepemimpinan AL juga tidak sah," kata kuasa hukum Golkar Ical, Yusril Ihza Mahendra dalam keterangannya sesaat lalu, Selasa (20/10).
 
Sementara siang tadi, jelas Yusril, MA juga sudah memutusan perkara kasasi Partai Golkar. Dalam keputusannya MA membatalkan putusan PTUN Jakarta yang memenangkan gugatan Ical melawan Menkumham yang menerbitkan SK pengesahan kepengurusan hasil Munas Ancol yang dipimpin Agung.


"Putusan kasasi MA membatalkan putusan PT TUN Jakarta, dan kembali menguatkan Putusan PTUN Jakarta. Ini berarti putusan PTUN Jakarta yang memenangkan gugatan kubu AL melawan Menkumham berlaku kembali dan dikuatkan oleh MA," papar Yusril.

Dengan putusan kasasi ini, kata Yusril lagi, maka SK Menkumham yang mengesahkan DPP Golkar pimpinan Agung kembali dinyatakan MA tidak sah dan MA memerintahkan Menkumham untuk mencabut SK tersebut. 

"Dengan dinyatakan tidak sah dan harus dicabutnya SK Menkumham yang mengesahkan kepengurusan DPP Golkar hasil Munas Ancol pimpinan AL, maka sebagai penggantinya tidak ada pilihan lain bagi Menkumham kecuali menerbitkan SK baru yang mengesahkan DPP Golkar hasil Munas Bali dibawah pimpinan ARB," demikian Yusril.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya