Berita

surya paloh/net

KORUPSI SUMUT

Pengacara Gatot: Surya Paloh Hanya Mendamaikan, Tidak Lebih

SENIN, 19 OKTOBER 2015 | 18:50 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nonaktif Gatot Pujo Nugroho mengaku pernah meminta bantuan Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh. Namun, bantuan itu untuk menengahi konflk antara Gatot dengan Wakil Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Gatot, Yanuar Wasesa. Menurut Yanuar, saat itu kliennya merasa terjepit secara politik karena hubungan yang tidak harmonis dengan Tengku Erry. Gatot pun, ungkapnya, meminta Surya Paloh untuk menjernihkan suasana dan tidak ada lagi serangan politik dari mana pun.

"Hal itu hanya mendamaikan saja, tidak lebih dari itu," ungkap Yanuar kepada wartawan lewat pesan elektronik, (Senin, 19/10).


Yanuar mengatakan, Gatot hanya berpikir positif dan realistis bahwa Erry adalah Ketua DPW Partai Nasdem Sumut. Maka tentu saja akan patuh pada ketua umum Partai Nasdem.

Jika ketidakharmonisan antara Gatot dan Erry berlangsung sangat lama, tentu saja akan menyulitkan posisi Gatot sebagai gubernur. Apalagi, Nasdem adalah partai pendukung pemerintah yang memiliki kader-kader di kabinet dan memiliki "power" melalui media besar yang dimiliki oleh ketua umum.

"Yang disampaikan klien saya tentang pertemuan dengan Bapak Surya Paloh dengan Erry di kantor DPP Nasdem adalah fakta yang dialami oleh klien saya. Dalam pertemuan itu, Gatot mengharapkan agar Surya Paloh sebagai ketua umum Partai Nasdem dapat merukunkan Gatot sebagai gubernur dan Erry sebagai wakil gubernur," terang Yanuar. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya