Berita

Adhie Massardi/net

Politik

Satu Tahun Jokowi Lebih Baik dari 10 Tahun SBY

MINGGU, 18 OKTOBER 2015 | 16:24 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam satu tahun pertamanya dianggap lebih baik dibandingkan 10 tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Terutama di sektor penegakan hukum.

"Jokowi lebih baik, setidaknya dibanding 10 tahun SBY sebelumnya," kritik Koordinator Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi dalam diskusi Forum Senator untuk Rakyat yang bertajuk 'Setahun Jokowi-JK, Indonesia Sudah Sampai Mana?, di resto Dua Nyonya, Cikini, Jakarta (Minggu, 18/10).

Pasalnya, ia menilai, sektor penegakan hukum era Jokowi lebih baik dibandingkan presiden sebelumnya. Adhie mencontohkan, di masa SBY, pimpinan lembaga anti rasuah pernah tiba-tiba dijebloskan ke penjara, serta Kepala Bareskrim Polri yang ujug-ujug dicopot dari jabatannya.


"Penegakan hukum saat ini lebih baik lah. Jaman SBY, Ketua KPK Antasari (Azhar) dibui, Kabareskrim dicopot. Nah kalau sekarang Kabareskrim dipindah gara-gara lawan ESDM," bebernya.

Menurut Adhie, penanganan hukum saat ini terutama upaya pemberantasan korupsi berjalan baik, serta bisa menjadi evaluasi ke depan.

"Parpol yang korup masih ditangani, terakhir dengan dijadikannya tersangka Sekjen Partai Nasdem. Ini menjadi evaluasi," katanya.

Oleh sebab itu, ia berharap di tahun ke dua kepemimpinan Jokowi bisa lebih baik lagi kinerjanya.

"Menurut saya progres tahun ke dua ini harus lebih baik dari setahun sebelumnya," harap Adhie yang juga mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid. [wah] 

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya