Berita

Kelola Cash Manajemen, BNI Buka Fasilitas KKLK PNM Sebesar Rp 750 M

SELASA, 13 OKTOBER 2015 | 06:00 WIB | LAPORAN:

. Dalam meningkatkan kerja sama saling menguntungkan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) (BNI) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sepakat meneken Perjanjian Kerja Sama Penggunaan Layanan Integrated Cash Management. BNI memberi layanan Total Financial Solution Business Model  yang melihat nasabah bukan dari kebutuhan keuangan saat ini, melainkan melihat pula kebutuhan kedepan.

"Dengan demikian, BNI dapat memberikan solusi  terintegrasi pada seluruh kegiatan operasional PNM dalam pengelolaan keuangan perusahaan secara efektif, efisien dan terintegrasi," kata  Direktur Bisnis Banking II BNI Sutanto dalam  Penandatanganan PKS antara BNI dan PNM di Jakarta, Senin (12/10).

Hadir Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja dan Direktur Jaringan & Layanan BNI Adi Sulistyowati.


Sebelumnya, kerja sama BNI dengan PNM dilakukan melalui Penyediaan Fasilitas KKLK (Kredit Kepada Lembaga Keuangan) dari BNI kepada PNM maksimum Rp 750 miliar. Pinjaman tersebut untuk diterus pinjamkan pada end user.

Layanan Integrated Cash Management BNI merupakan layanan BNI kepada PNM membantu pengelolaan keuangan PNM, sehingga dapat memelihara posisi keuangan secara efektif dan efisien guna memenuhi kebutuhan operasional dan likuiditasnya.

Ruang lingkup layanan Integrated Cash Management yang  digunakan PNM adalah BNI Direct dan BNI Virtual Account. BNI Direct salah satu fasilitas BNI kepada PNM untuk memberikan kemudahan bagi mengakses rekeningnya dan/atau melakukan transaksi perbankan melalui jaringan internet.

Sementara itu, BNI Virtual Account adalah Solusi mengidentifikasi pembayaran cicilan dari nasabah PNM. Virtual account merupakan nomor identifikasi yang digunakan sebagai tujuan pembayaran.

Dengan diimplementasikan BNI Virtual Account, diyakini  meningkatkan efisiensi di PNM karena  PNM dapat melakukan rekonsiliasi dengan cepat dan mudah. Selain itu BNI Virtual memberikan kenyamanan bagi nasabah PNM karena banyaknya channel tersedia untuk kemudahan nasabah dalam melakukan pembayaran cicilan. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya