Berita

Nusantara

Izin Amdal Reklamasi Pulau H Dipertanyakan

SENIN, 12 OKTOBER 2015 | 09:31 WIB

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mempertanyakan dasar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan izin analisis dampak lingkungan (amdal) reklamasi Pulau H kepada PT Intiland Tbk. Pasalnya, banyak pihak menolak rencana reklamasi 17 pulau di teluk ibukota.

Begitu kata Deputi Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jakarta, Zaenal Muttaqin sebagaimana diberitakan RMOLJakarta, Senin (12/10).

"Menurut kami, izin amdal tersebut terlalu lokalistik dan tidak menggambarkan permasalahan secara utuh. Padahal, yang diperlukan masyarakat adalah data secara utuh akibat dampak dari Reklamasi tersebut," ujarnya, Senin (12/10).


Zaenal menambahkan, berdasarkan kajian Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, beberapa tahun silam, amdal reklamasi pun tak dapat diterbitkan, lantaran bisa menyebabkan kerusakan ekologi Pantai Utara.

Bahkan, proyek pulau buatan itu berdampak pada penurunan permukaan tanah, akibat beban bangunan yang ada di atas pulau. Sehingga, Jakarta akan mudah terkena efek gelombang laut yang menyebabkan abrasi pantai. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya