Berita

indriyanto seno adji/net

Hukum

Indriyanto Bantah Keras Omongan Fahri Hamzah

JUMAT, 09 OKTOBER 2015 | 12:33 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Pelaksana Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (Plt KPK), Indriyanto Seno Adji kembali menegaskan sikap KPK yang menolak revisi UU KPK.

Hal itu ditegaskan Indriyanto menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah bahwa pimpinan KPK setuju atas revisi tersebut.

"Kemarin kan sudah tegas (menolak revisi UU KPK)," kata Indriyanto saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (9/10).


Indriyanto menambahkan, semua pimpinan KPK menolak semua isi draft revisi karena dinilai membatasi kewenangan dan melemahkan lembaga antirasuah itu dalam pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu.

"Jawaban (pimpinan lain) sama seperti saya (menolak revisi UU KPK)," tegas Indriyanto.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengklaim jika pimpinan KPK datang ke DPR untuk meminta dan menyetujui revisi UU KPK. Fahri juga menyebut jika pimpinan KPK menganggap UU yang ada saat ini terlalu 'liar'.

"Pimpinan KPK yang baru datang ke kami. Mereka bilang UU ini liar. Ada satu pimpinan KPK bahkan yang bilang ini UU 'jahiliyah'. Masuklah dalam prolegnas prioritas. Atas dasar itulah. pimpinan dewan berkonsultasi dengan Presiden saat itu," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/10).

Oleh sebab itu, Fahri menilai revisi UU KPK justru membuat KPK lebih kuat dalam menjalankan fungsinya dan terhindar dari masalah yang kerap menimpa para pemimpinnya terdahulu.

"Masak Cicak VS Buaya I, Cicak VS Buaya II, nggak bikin kita terbuka. Mari melangkah," tukasnya.[wid]




Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya