Berita

indriyanto/net

Politik

Indriyanto Sebut Jokowi Telah Menolak UU KPK Direvisi

KAMIS, 08 OKTOBER 2015 | 14:21 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Pelaksana tugas pimpinan (Plt) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indriyanto Seno Adji meyakini bahwa Presiden Joko Widodo bakal menolak revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Indriyanto yakin dan percaya bahwa Jokowi tidak akan membiarkan lembaga yang memerangi korupsi itu dilemahkan. Keyakinan Indriyanto semakin menguat setelah Presiden Jokowi, melalui Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno, telah menyatakan penolakan itu.

"Presiden, melalui Mensesneg Pratikno, juga sudah tegaskan bahwa menolak revisi ini," kata Indriyanto dalam pesan singkat kepada wartawan, Kamis (8/10).


Selain itu, ditegaskan Indriyanto bahwa pihak KPK akan menolak dan bahkan melawan jika revisi UU KPK diterapkan. Ini karena revisi UU KPK akan membunuh eksistensi KPK dalam memberantas korupsi.

"KPK siapkan langkah hukum jika RUU itu disahkan," tandasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya