Berita

charles honoris/net

Politik

Charles Honoris Berharap Pasal yang Membonsai KPK Ditolak

RABU, 07 OKTOBER 2015 | 11:18 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Polemik mengenai revisi UU KPK terjadi setiap tahun. Efeknya terjadi ketidakpastian dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Polemik itu pada akhirnya mengganggu kinerja penegak hukum dalam memberantas korupsi," kata politisi muda PDI Perjuangan Charles Honoris, disela-sela acara "Global Organization for Parliamentarians Against Corruption (GOPAC)" yang berlangsung di Hotel Ambarrukmo, Yogyakarta, 6 hingga 8 Oktober 2015.

Menurutnya, sudah seharusnya revisi UU KPK memberikan kepastian hukum bagi pemberantasan korupsi. Artinya, revisi tersebut diharapkan bisa memberikan kepastian bagi KPK agar nyaman dalam melaksanakan tugas memberantas korupsi.


Di sisi lain, dia mengakui bahwa sentimen tentang adanya upaya melemahkan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK dengan usulan DPR untuk merevisi UU KPK telah berkembang di publik.

"Menurut saya lumrah saja pandangan tersebut muncul dalam alam demokrasi dan keterbukaan. Oleh karena itu revisi harus dilakukan, tapi dengan catatan bahwa setiap proses harus transparan sehingga publik bisa ikut berpartisipasi memberikan aspirasinya," kata Charles lagi.

Untuk itu, pihaknya berharap dalam revisi nanti, pasal-pasal yang berpotensi melemahkan upaya penegakan hukum wajib ditolak.

"Di sisi lain, pasal-pasal yang memperkuat pemberantasan korupsi justru harus didukung," harap Charles Honoris. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya