Berita

m. nasir djamil/net

Hukum

Nasir Djamil: Pembunuh Putri Nur Fauziah Layak Dihukum Mati

MINGGU, 04 OKTOBER 2015 | 07:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Anggota Komisi III DPR M. Nasir Djamil meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan secara keji Putri Nur Fauziah (9 tahun) yang ditemukan dalam kardus di Kalideres, Jakarta Barat pada 2 Oktober lalu.

"Pelaku pembunuhan sadis terhadap anak tersebut harus segera ditangkap dan layak dihukum mati," ungkap Nasir kepada redaksi, Minggu (4/10).

Lebih lanjut Nasir mengatakan, pihaknya berharap aparat kepolisian dapat menerapkan pasal pembunuhan dengan pemberatan sebagaimana ketentuan Pasal 339 KUHP Jo Pasal 80 UU No 35/2014 tentang Perubahan Atas UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak.


"Penyidik Polri harus serius mengusut tuntas kasus pembunuhan ini dan pelaku dapat dikenakan pasal pembunuhan dengan pemberatan atas tindakan kekerasan terhadap anak secara keji dan menyebabkan kematian seperti ini," ujar anggota Fraksi PKS itu.  

Selain itu, Nasir merasa prihatin dengan maraknya kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi beberapa pekan ini, hal ini menyusul adanya data lembaga perlindungan anak di 179 kota/kabupaten dan 34 provinsi di Indonesia yang menyatakan pada kurun 2010-2014 tercatat 21,6 Juta kasus pelanggaran hak anak dan 58 persen diantaranya dikategorikan sebagai kejahatan seksual.

"Pemerintah perlu menyatakan status siaga dan waspada atas kondisi darurat kekerasan terhadap anak belakangan ini, sehingga semua pihak terutama orang tua dan pihak sekolah segera meningkatkan kewaspadaan dan perlindungan keamanan terhadap anak," terang Nasir.

Untuk itu, Legislator dapil Aceh I ini mengingatkan bahwa kian gawatnya kekerasan terhadap anak merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk segera menyiapkan perangkat dan sarana perlindungan terhadap anak dari ancaman dan tindak kekerasan.

"Anak adalah aset masa depan bangsa, sudah menjadi kewajiban pemerintah menyiapkan sarana dan perangkat yang ramah terhadap keamanan dan jaminan perlindungan terhadap anak dari kekerasan," demikian Nasir.

Diketahui, jenazah Putri ditemukan dalam kondisi tidak berbusana, dalam keadaan terbungkus kardus, kaki dan tangan terikat dan mulut dilakban. Jenazah Putri ditemukan di kawasan Kampung Belakang, Jalan Sabat RT 06/05, Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat malam (2/10), sekitar pukul 22.30 WIB. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya