Berita

oc kaligis/net

Hukum

OC Kaligis Serahkan Duit Suap Diantara Buku Obama dan Buku Hakim Sarpin

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 19:38 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

OC Kaligis tak bisa mengelak. Ketua PTUN Medan, Tripeni Irianto Putro, mengakui telah menerima suap dari Kaligis. Uang diterima terkait perkara gugatan yang dilayangkan Kaligis, dimana Tripeni menjadi ketua majelis hakim yang menangani parkaranya.

Suap diterima dua kali; 5.000 dolar Singapura dan 10.000 dolar AS.

"Pemberian pertama (hanya) amplop, yang kedua buku diselip amplop," kata Tripeni di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (1/10).


Hal tersebut diakui Tripeni Irianto saat menjadi saksi untuk terdakwa yang juga Panitera PTUN Medan Syamsir Yusfan. Menurut dia, OC Kaligis yang langsung memberikan buku terselip amplop kepada dirinya pada pemberian kedua tanggal 5 Mei 2015.

Selain itu, Tripeni mengaku, OC Kaligis memberi buku tak hanya satu buah. Namun, ia tak ingat berapa jumlahnya.

Buku tersebut, menurut dia ada yang bercover Hakim Sarpin, Barack Obama, lalu ada yang berjudul Carut Marut Pemilu 2014 dan Antologi Ilmu Hukum.

"Cukup banyak (buku yang diberikan), bukan satu. Ada yang jumlahnya dua dengan judul yang sama," ungkapnya.

Menurut Tripeni usai ditanya Jaksa KPK soal pemberian buku, OC Kaligis tak hanya memberikan buku untuk dirinya. OC Kaligis, lanjut dia juga memberikan sejumlah buku kepada anggota Majelis Hakim lainnya, yakni Amir Fauzi dan Darmawan Ginting.

"Ya dia (Amir Fauzi) bilang ketemu OC Kaligis. Ya dikasi buku (juga Amir Fauzi)," ujar Tripeni.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya