Berita

Hukum

SDA dan Istrinya Suruh Anak Buah Ubah Data Pengeluaran DOM

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 22:17 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Staf perjalanan dan angkutan dinas pada Biro Umum Kementerian Agama, Andrie Alphen mengungkapkan bahwa atasannya, Suryadharma Ali pernah geram ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan penyalahgunaan Dana Operasional Menteri (DOM) yang dilakukannya. Saat itu SDA masih menjabat Menteri Agama.

Andre mengaku pernah dipanggil untuk menghadap Suryadharma ke kediamannya di Jayamandala untuk membicarakan uang berobat istri mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, Wardatul Asyriah. Saat itu, dia datang ditemani staf TU di Biro Umum Kemenag, Rosandi dan satu orang lainnya, Nurfahmi.

"Ada uang berobatnya ibu, untuk dibayarkan lagi, diubah," kata Andre di kursi kesaksian di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (30/9).


Jaksa sempat mengkonfirmasi apakah pembayaran pengobatan Wardatul berasal dari DOM. "Tidak tahu, dijelaskan begitu saja, ibu berobat dari DOM," jawab Andrie.

Jaksa kemudian membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Andrie, yang menuturkan bahwa pada suatu malam dia menemani Rosandi menemui SDA dalam rangka revisi dalam rangka pengeluaran DOM, mengubah data pengobatan Wardhatul.

"Yang menyuruh merubah data?" tanya Jaksa.

"Pak Surya sama Ibu," jawab dia.

Jaksa kembali membacakan BAP Andrie yang menyebut bahwa SDA marah lantaran membaca hasil temuan KPK terkait digunakannya DOM untuk mbiayai paspor dari SDA dan membiayai pengobatan Wardatul.

"Betul?" tanya Jaksa.

"Iya," jawab Andrie.

"Saat itu Suryadharma Ali meminta mengubah DOM, yang untuk pribadi dan keluarganya untuk dihapus. Bener?" jaksa kembali bertanya.

"Seinget saya bukan dihapus, tapi mengubah tanggal, dimajukan. Tanggal mundur," ujar Andrie.

Diketahui, mantan Menteri Agama Suryadharma Ali didakwa telah menyalahgunakan Dana Operasional Menteri (DOM) di Kementerian Agama pada tahun 2011 hingga 2014. DOM yang diduga diselewengkan oleh mantan Ketua Umum PPP itu mencapai Rp1,821 miliar.

Jaksa menyebut beberapa pengeluaran DOM digunakan SDA antara lain membayar pengobatan anak terdakwa sejumlah Rp12,435 juta dan masih banyak lagi. [sam]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya