Berita

net

Bisnis

Program Jokowi-JK Cuma Untungkan Investor

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2015 | 18:18 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap telah putus asa dalam memimpin Indonesia. Sikap Jokowi saat ini tidak menunjukkan sosoknya sebagai pemegang kekuasaan negara.

Hal itu disampaikan Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi dalam diskusi Forum Senator untuk Rakyat bertajuk 'Orang Miskin Bertambah Banyak' di resto Dua Nyonya, Cikini, Jakarta (Minggu, 27/9).

"Jokowi ini putus asa, dia ini punya kekuasaan punya instrumen tapi dia bagi-bagi duit, bagi-bagi beras. Dia ini putus asa," katanya.


Uchok menganggap program pemerintah saat ini tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat miskin. Program yang dijalankan pemerintahan Jokowi lebih mementingkan pembangunan infrastruktur yang justru menguntungkan pihak investor. Akibatnya, anggaran dalam sektor pertahanan juga mengalami kekurangan.

"Infrastruktur itu buat apa, buat karpet merah para investor," kritiknya.

Uchok mengaku wajar apabila pemerintah ngotot melakukan pembangunan infrastruktur. Pasalnya, Jokowi bersama wakilnya Jusuf Kalla (JK) berlatar belakang pebisnis.

"Program-program Jokowi ini banyak yang salah. Kalau dilihat dari APBN kita, program Jokowi bukan buat memecahkan masalah," pungkasnya. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya