Berita

Hukum

Gatot Akui Bertemu Petinggi Nasdem Sebelum Suap Hakim

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2015 | 18:30 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Tersangka kasus suap hakim PTUN Medan yang juga Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho mengakui ada pertemuan dengan pengurus teras Partai Nasional Demokrat (Nasdem) beberapa saat sebelum dilakukan penyuapan.

"Yang jelas ada pertemuan itu (dengan petinggi Partai Nasdem)," ujar Gatot usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (25/9).

Pertemuan ini menjadi fokus penyidikan KPK. Penyidik pernah mencecar anak buah OC Kaligis, Yagari Bhastara Guntur, ketika menjalani pemeriksaan mengenai pertemuan tersebut.


Kabarnya, di dalam pertemuan hadir Gubernur Gatot, Wagub Tengku Erry, Ketum Nasdem Surya Paloh, Sekjen Patrice Rio Capella dan OC Kaligis yang saat itu menjabat sebagai Ketua Mahkamah Partai Nasdem. Dalam pertemuan itu sempat dibahas soal kasus Bansos Sumut yang tengah ditangani Kejari Sumut.

Saat itu, Gatot meminta 'bantuan' untuk menyelesaikan kasus Bansos. Kaligis saat itu lalu menawarkan agar menempuh jalan PTUN.

Namun sayangnya, ketika ditanya materi yang dibahas dan nama-nama elit Nasdem yang hadir dalam pertemuan tersebut, Gatot enggan memastikannya. Gatot malah menyuruh media menanyakannya ke penyidik KPK.

"Mungkin itu bisa ditanyakan ke penyidik," demikian Gatot.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya