Berita

LBH Harus Tetap Jadi Benteng Keadilan Si Miskin

RABU, 23 SEPTEMBER 2015 | 15:08 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Wafatnya pengacara senior Adnan Buyung Nasution menorehkan kesan tersendiri bagi salah satu pengacara yang mengawali karir di Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Nursyahbani Katjasungkana.

Nursyahbani mengungkapkan sosok pengacara senior Adnan Buyung Nasution sebagai seorang abang dan guru bagi dirinya serta semua pihak di dunia hukum.

"Dia abang dan guru bagi banyak orang di dunia hukum. Legacy-nya berupa pendirian LBH untuk orang miskin, menginspirasi banyak orang untuk mengambil jalan membela si miskin dan akan tetap dikenang sepanjang zaman," kata Nursyahbani, Rabu (23/9).


Selain itu, Alm. Adnan pernah berpesan kepada dirinya agar LBH yang saat ini dikenal Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) harus tetap jadi benteng keadilan bagi si miskin.

"LBH harus tetap jadi benteng keadilan bagi si miskin. Bukan hanya membela di Pengadilan tapi juga di arena politik hukum, agar kebijakan-kebijakan pemerintah responsif terhadap kepentingan si miskin," ujar Nursyahbani.

Dia serta kawan-kawan LBH lainnya sempat membesuk Adnan Buyung saat dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan. Namun, dia tak diperkenankan masuk oleh keluarga lantaran Adnan Buyung terlalu bersemangat jika bertemu dengan para juniornya.

"Karena saya datang bersama teman-teman dari LBH, termasuk LBH Bali dan Makassar, keluarganya takut kalau jumpa anak-anak LBH (Adnan Buyung) terlalu bersemangat, makanya dilarang ketemu," tandasnya. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya