Berita

Dirjen Pas: Pengamanan Lapas Gunung Sindur Lebih Ketat

SELASA, 22 SEPTEMBER 2015 | 18:50 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gayus Tambunan dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat karena pengamanan di lapas tersebut lebih ketat. Terpidana kasus pajak tersebut dipindahkan dari lapas Sukamiskin, Bandung, setelah fotonya makan di sebuah restoran beredar.

Gayus Tambunan makan di luar tahanan usai "dipinjam" oleh Pengadilan Agama Jakarta Utara untuk mengikuti sidang gugatan cerai yang dilayangkan istri terpidana kasus pajak dan pencucian uang tersebut.

"Di sana (lapas Gunung Sindur) kan kita akan buat blok khusus narkoba. Jadi nanti pengamanannya lebih ketat karena melibatkan TNI dan Polri juga," ucap Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM I Wayan Dusak saat dihubungi (Selasa, 22/9).


Dia menjelaskan lapas Gunung Sindur sudah beroperasi sejak tahun 2012. Di lapas tersebut akan dioperasikan satu blok khusus untuk bandar narkoba.

Namun, bukan berarti Gayus akan dicampur dengan narapidana kasus narkoba.

Bukan, masak dicampur lagi di narkoba. Masih di lingkungan lapas, tapi bukan di narkoba. Nanti malah kacau lagi kalau disatukan blok narkoba. Jadi nanti kita sudah siapkan tempat khusus untuk Gayus," tegasnya.

Sejauh ini dia menambahkan, belum ada kasus narapidana di lapas Gunung Sindur yang keluyuran seperti Gayus Tambunan. "Belum, tidak mungkin kita taruh api dekat minyak, kan? Sejauh ini di sana baik," tandasnya.[zul]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya