Berita

foto:net

Hukum

CESSIE BPPN

Kejagung Kecewa, Sidang Praperadilan PN Jaksel Dilaporkan ke KY

SELASA, 22 SEPTEMBER 2015 | 09:24 WIB | LAPORAN:

Sidang lanjutan praperadilan Kejaksaan Agung dan PT Victoria Sekuritas Indonesia kembali digelar kemarin.

Dalam persidangan tersebut hakim tunggal Achmad Rivai menolak permohonan intervensi dari Johnson Panjaitan sebagai kuasa hukum PT Adyesta Ciptatama. Permohonan hak intervensi diajukan Jumat lalu agar Adyesta Ciptatama dilibatkan dalam siding praperadilan.

Dalih ditolaknya intervensi menurut hakim, lantaran sudah diwakilkan kepada Kejaksaan Agung selaku pengacara negara.


Menanggapi hal itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Amir Yanto mengatakan, pihaknya menghormati keputusan hakim yang menolak intervensi tersebut.

"Ya kita hormati saja. Kita tetap optimis akan menang, karena sudah sesuai ketentuan,” kata Amir kepada wartawan, Selasa (22/9)

Amir menegaskan pihak Kejagung sudah sesuai prosedur dalam menjalani penggeledahan PT VSI. Apalagi, hal ini dilakukan dalam rangka pemberantasan korupsi. Dia berharap hakim mempertimbangkan hal tersebut, sehingga Kejagung terus mengusut hal tersebut.

"Semua sudah sesuai ketentuan, sudah ada izinnya dan perintahnya," tambah Amir

Dihubungi secara terpisah, perwakilan Kejagung, Firdaus Dewilmar menegaskan pihaknya menyayangkan hakim menolak permohonan intervensi PT Adyaesta Ciptatama yang diajukan
pengacara Johnson Panjaitan.

"Johnson Panjaitan adalah pelapor. Kepentingan pelapor dengan Kejagung dalam kasus ini berbeda. Jadi tidak bisa diwakilkan kepada kejaksaan," kata Firdaus.

Firdaus menegaskan pihak Kejagung akan tetap mengajukan permohonan kepada majelis hakim agar pihak pelapor dijadikan saksi fakta dalam sidang berikutnya.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya