Berita

Akil Mochtar Mengeluh Rekening Bank Masih Diblokir

SENIN, 21 SEPTEMBER 2015 | 21:47 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar kecewa atas tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang masih memblokir rekening bank miliknya beserta keluarganya.

Padahal, menurut dia, rekening itu tidak ada kaitannya dengan perkara yang membuatnya dihukum seumur hidup.

"Masalahnya kan itu diblokir tetapi disita enggak, dirampas untuk negara enggak, kita mau ambil duitnya engak bisa, itu masalah hak saja kok. Artinya yang lain sudah dieksekusi, saya tanda tangan, saya setuju. Tapi giliran begini enggak bisa," ujar Akil di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/9).


Akil mengaku telah berkirim surat kepada Pimpinan KPK untuk menanyakan langsung masalah pemblokiran sejumlah rekening miliknya. Namun, hingga hari ini, Pimpinan KPK itu tak memberi respon yang positif atas masalah ini.

"Enggak ada jawaban, kita sudah bikin surat sampai lima kali. Selalu tunggu keputusan pimpinan berurut. Kalau di KPK kan gak bisa berhadapan langsung dengan pimpinan," ungkapnya.

Menurut Akil, dalam rekeningnya itu masih terdapat sejumlah uang yang totalnya mencapai ratusan juta rupiah. Dia masih berharap niat baik pimpinan lembaga antirasuah untuk membuka kembali rekening yang diblokir padahal tak terkait perkaranya.

"Masih ada lah (uangnya), kalau enggak ada, ngapain gua ngotot minta dibuka. Saya gak inget persis jumlahnya, tetapi kan seperti di rekening Mandiri itu kan gaji saya selama menjadi anggota DPR, masih ada ratusan juta gitu lah," tukasnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya