Berita

Hukum

Jaksa KPK: Budi Antoni dan Istrinya Nyuap Akil 500 Ribu Dolar AS

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2015 | 19:07 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Bupati Empat Lawang Sumatera Selatan, Budi Antoni dan istrinya Suzana Budi Antoni didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyuap mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar sebesar Rp 10 miliar dan USD500 ribu.

"Pemberian itu dimaksudkan untuk mempengaruhi putusan perkara permohonan keberatan atas hasil Pilkada Kabupaten Empat Lawang," kata penuntut umum Rini Triningsih dalam sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (17/9).

Tak hanya itu, JPU juga mendakwa pasangan suami istri ini memberikan keterangan palsu saat keduanya menjadi saksi dalam persidangan perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dengan terdakwa Akil Mochtar di Pengadilan Tipikor Jakarta.


Sebelumnya, KPK telah menetapkan Budi dan Suzana sebgai tersangka dalam surat perintah penyidikan (sprindik) tanggal 25 Juni 2015. Adapun kasus ini merupakan pengembangan dari perkara Akil yang telah memidanakannya selama seumur hidup.

Oleh karena perbuatannya tersebut, Budi dan istrinya diduga melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a dan Pasal 13 UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHPidana. Selain itu keduanya juga dijerat Pasal 22 juncto Pasal 35 ayat (1) UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi karena memberi keterangan palsu dalam sidang Akil Mochtar. [sam]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya