Berita

djauhari oratmangun/kbri moskow

Global

Di Desa Kozak Rusia, Dubes Djauhari Digelari Ataman Indonesia

SENIN, 14 SEPTEMBER 2015 | 10:54 WIB | LAPORAN:

RMOL. Duta Besar RI untuk Federasi Rusia, Djauhari Oratmangun memperoleh gelar 'Warga Kehormatan' dari salah satu universitas ternama di Rusia yaitu Don State Technical University (Donskoy Gosudarstvennyy Tekhnicheskiy Universitet-DGTU) di kota Rostov on Don. DGTU merupakan universitas terbaik di selatan Rusia yang memiliki pusat sains, pendidikan dan kebudayaan yang lengkap dan telah menghasilkan lulusan terbaik dan berkualitas yang berkontribusi baik bagi Rusia maupun internasional. Selama perjalanan panjang 85 tahun DGTU telah meluluskan lebih dari 60 ribu insinyur, ahli teknologi, programmer dan spesialis lainnya.

Penganugrahan gelar tersebut dinobatkan langsung oleh Rektor universitas, Bapak B.C. Meshi dengan menyematkan pin emas kepada Dubes RI dalam kunjungannya sebagai tamu kehormatan acara Dies Natalis DGTU ke-85 pada tanggal 10 September 2015. Gelar tersebut diberikan oleh universitas atas kontribusi Dubes RI dalam membangun kerjasama bidang pendidikan antara universitas DGTU dengan universitas-universitas di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut mengutip dari rilis KBRI Moskow, Dubes Djauhari menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang diberikan oleh DGTU dalam membantu 21 mahasiswa Indonesia untuk belajar bahasa Rusia di fakultas persiapan (Fodfak) selama satu tahun di DGTU dan mengharapkan pengembangan kerjasama yang lebih luas di masa depan.


"Diharapkan ke depannya kerjasama yang terjalin dapat dikembangkan dalam lingkup yang lebih luas antara lain kerjasama penerimaan mahasiswa, pertukaran mahasiswa/dosen, program pendidikan dan penelitian bersama serta kerjasama lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia dan Rusia di bidang pendidikan," ujar Dubes RI

Sementara Bapak B.C Meshi menyambut baik kerjasama pendidikan kedua negara, Bapak B.C. Meshi menilai bahwa mahasiswa Indonesia yang selama ini menempuh pendidikan persiapan bahasa Rusia di DGTU telah menunjukkan prestasi yang sangat baik dan sangat aktif dalam berbagai kegiatan fakultas. B.C Meshi berharap bahwa kerjasama dengan Indonesia tidak hanya dalam persiapan bahasa Rusia kepada mahasiswa Indonesia namun diperluas dengan kerjasama konkret lainnya.

Pada acara puncak Dies Natalis ke-85 DGTU, Dubes RI berkesempatan memberikan kata sambutan di depan ratusan undangan yang terdiri dari Gubernur Rostov on Don, perwakilan dari berbagai Kementerian Federasi Rusia, pejabat bidang pendidikan, guru besar dan professor serta pejabat lainnya. Dubes RI menyampaikan ucapan selamat atas prestasi dan perjalanan panjang DGTU sebagai salah satu universitas ternama di Rusia dengan kualitas dan standar pendidikan tinggi. Kedua negara juga berkomitmen untuk membangun kerjasama antara universitas DGTU dengan universitas-universitas di Indonesia. Kerjasama yang dibangun tidak hanya tercermin dalam bidang pendidikan namun kerjasama juga akan semakin mempererat hubungan kedua negara yang telah terjalin lebih dari 65 tahun.

Dalam rangkaian acara Dies Natalisjugadiselenggarakankegiatan seminar, round tabledanpameranteknologi.Turuthadirdalam seminar dan round table adalah pihak dari Universitas Gunadarma yaitu Prof. Dr. Sarifuddin, Head of Doctoral Program in Information Technologydan Dr. RuswandiTahrir, Head of Research Centre in Disaster Mitigation. Selain menghadiri seminar, kunjungan pihak universitas Gunadarma merupakan tindak lanjut dari telekonferensi antara sejumlah Rektor dan Pejabat Tinggi dari Indonesia termasuk Universitas Gunadarma dengan Rektor dan Pejabat Tinggi dari DGTU pada Juni 2015.

Diharapkan dalam kunjungan tersebut dapat dikembangkan menjadi kerjasama yang lebih konkret antarkedua perguruan tinggi. Universitas Gunadarma menyampaikan kesiapannya untuk dapat mengirimkan mahasiswa, dosen ke DGTU dan melakukan penelitian bersama demikian pula sebaliknya di mana Universitas Gunadarma juga siap menerima mahasiswa DGTU, dosen dan kegiatan pendidikan lainnya.

Di sela-sela kunjungan tersebut, Dubes RI juga berkesempatan mengunjungi kota Starocherskasskaya yang merupakan kota pusat budaya dan politik bangsa Kozak yang terkenal kuat dengan tradisi militer dan berperan besar dalam masa perang Rusia pada abad 18  hingga abad 20. Dalam kesempatantersebut, Dubes RI juga dinobatkan sebagai Ataman Indonesia (gelar bagi panglima perang Kozak) sebagai orang Indonesia pertama yang menginjakkan kaki di desa Kozak tersebut.

Pemberian gelar tersebut diberikan terbatas hanya kepada tamu-tamu kehormatan yang datang ke desa Kozak. Beberapa tokoh terkemuka yang mendapatkan gelar Ataman Kozakantara lain Menlu Federasi Rusia, Wakil Perdana Menteri, astronot Rusia, pejabat tinggi, beberapa tamu kehormatan asing termasuk selebritis terkenal Rusia.

Diharapkan pemberian gelar tersebut semakin mengakrabkan hubungan dan kerjasama yang telah terjalin selama ini antara Indonesia dan Rusia.[wid]

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya