Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid berharap tahun 2016 Presiden Joko Widodo sudah membentuk badan atau lembaga sosialisasi empat pilar MPR.
Ia menjelaskan, usulan pembentukan lembaga itu sudah dikomunikasikan dengan pemerintah sejak ia menjadi ketua MPR, berlanjut di masa Taufiq Kiemas dan sekarang di era Zulkifli Hasan. Menurutnya, lembaga itu memiliki tugas dan fungsi semacam Badan Pembina Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7) di masa orde baru.
"Sekarang, kami pun terus mengusulkan kepada bapak Jokowi untuk membentuk suatu lembaga nasional di bawah presiden untuk melakukan sosialisasi yang lebih masif tentang Pancasila, UUD, NKRI dan Bihineka Tunggal Ika," kata Hidayat di sela-sela acara Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainers) Sosialisasi Empat Pilar MPR di Lingkungan Kopertis Wilayah IX Selawesi, di Makassar, Sulawesi Selasan, Jumat (11/9).
Desakan itu, lanjut Hidayat, selalu dikomunikasikan pimpinan MPR dengan presiden baik secara langsung maupun tidak langsung.
"Ini akan terus kami upayakan, tapi mungkin pemerintah lagi konsen menyelesaikan permasalahan di awal masa jabatannya. Mungkin tahun yang akan datang mudah-mudahan lebih tentram dan kondusif sehingga bisa dibentuk lembaga ini," papar politukus senior PKS itu.
Hidayat menambahkan, meski pun lembaga itu belum terbentuk, MPR akan terus menyosialisasikan dan menanamkan nilai-nilai empat pilar kepada masyarakat luas.
"Kata kuncinya adalah sekalipun lembaga itu tidak terbentuk, MPR terus melakukan sosialsisi 4 pilar," tukasnya
.[wid]