Berita

Dosen Kopertis IX Sulawesi Siap Jadi Trompet Empat Pilar MPR

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2015 | 21:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI bekerja sama dengan Kopertis Wilayah IX Sulawesi menggelar Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainers) Sosialisasi Empat Pilar MPR di Lingkungan Kopertis Wilayah IX Selawesi, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis malam (10/9).

Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof. Dr. Andi Niartiningsih dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada MPR atas kepercayaannya menjadikan Kopertis Wilayah IX Sulawesi sebagai sasaran Sosialisasi Empat Pilar MPR.

Ia menuturkan, ada 369 perguruan tinggi swasta dan 10 ribu lebih dosen di lingkungan Kopertis Wilayah IX Sulawesi (enam provinsi di Pulau Sulawesi). Tapi karena Training of Trainers Sosialisasi Empat Pilar MPR hanya dibatasi 100 peserta, akhirnya banyak dosen yang tidak bisa ikut.


"Perlu saya sampaikan, animo dosen ikut acara ini sangat besar, banyak yang mau ikut, mereka sudah daftar tapi dibatasi hanya 100 peserta, akhirnya banyak yang pulang," ujar Andi.

Menurutnya, tanggung jawab untuk mensosialisasikan Empat Pilar MPR tidak hanya ada di pundak MPR dan lembaga tinggi negara, tetapi oleh semua lapisan masyarakat, termasuk perguruan tinggi.

Ia mengharapkan, sesudah acara Training of Trainers Sosialisasi Empat Pilar MPR ini selesai, para pesera bisa menjadi terompet dan jadi perpanjangan tangan MPR untuk menanamkan rasa nasionalisme kepada mahasiswa-mahasiswa dan lingkungan mereka, sehingga kesatuan dan persatuan di tengah masyarakat semakin kuat.

Andi menyoroti, salah satu nilai luhur bangsa yang terkikis saat ini adalah, gotong royong. Ke depan, ia berharap lewat Sosialisasi Empat Pilar MPR yang kian masif dilakukan MPR, rasa persaudaraan dan kebersamaan yang dulu mulai semakin terlihat. [zul]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya