Berita

sby/net

Politik

Inilah 4 Instruksi SBY untuk Fraksi Partai Demokrat

RABU, 09 SEPTEMBER 2015 | 13:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan empat intruksi kepada jajaran Fraksi Partai Demokrat DPR RI.

Empat instruksi itu SBY sampaikan saat memberi sambutan pada perayaan HUT ke-14 Partai Demokrat di Fraksi Partai Demokrat, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 9/9).

Keempat intruksi itu antara lain, mengkritisi dan memastikan APBNP 2015 dan APBN 2016 tepat dan masuk akal.


"Jangan besar pasak daripada tiang. Jangan melakukan ekspansi yang sumber peneriamaannya tidak ada, berat mempertanggungjawabkannya nanti," terang SBY.

Anggota Fraksi Partai Demokrat, lanjutnya, harus mengingatkan presiden berserta para menteri dan pimpinan lembaga pemerintahan agar memprioritaskan APBNP 2015 dan APBN 2016 untuk mengatasi ekonomi nasional yang tengah mendapatkan tekanan yang berat.

"Pastikan itu," tegas SBY.

Kedua, SBY meminta jajaran fraksi untuk mengkritisi dan memastikan bahwa kebijakan dan program kementerian lembaga pemerintahan juga tepat.

"Semua program dan kebijakan harus tepat dan realistis, kalau tidak ingatkan beliau-beliau dengan cara yang baik," ungkap SBY.

Instruksi ketiga adalah meminta kader mendengarkan suara dan aspirasi rakyat. Menurut SBY, ini wajib hukumnya.
"Teruslah berkomunikasi dan bertemu dengan masyarakat di daerah masing-masing," ungkapnya.

Keempat, jika keputusan pemerintah tepat dengan aspirasi rakyat, dukung penuh 100 persen.

"Jangan karena kita tidak di kabinet dan di pemerintah, bagaimana pun kita tolak. Jangan, itu bukan politik mendidik. Tapi, kalau tidak sesuai dengan aspirasi rakyat, kita harus kritisi, jangan ragu-ragu," demikian SBY. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya