RMOL. Posisi Belanda di Kualifikasi Euro 2016 makin terpuruk usai menelan kekalahan beruntun. Meski demikian, pelatih De Oranje, Danny Blind ogah disalahkan dan menolak meletakkan jabatannya.
Teranyar, Roben Van Persie Cs kembali menelan kekalahan 0-3 saat melawan Turki, akhir pekan lalu. Ini adalah kekalahan kedua secara beruntun yang didapat Blind sebagai pelatih Belanda. Sebelumnya, Belanda tumbang di tangan Islandia denÂgan skor 0-1.
Sejarah mencatat ini adalah kekalahan terbesar De Oranje di fase kualifikasi Piala Eropa sejak 1975. Saat itu Belanda kalah 1-4 dari Polandia pada 10 September 1975. Secara keseluruhan, ini adalah kekalahan terbesar Singa Oranye di laga kompetitif sejak 1996. Ketika itu, Belanda dikaÂlahkan Inggris di Piala Eropa 1996 dengan skor 1-4.
Laman Goal.com menulis, hasil ini menjadikan Blind adaÂlah pelatih dengan start terburuk bersama De Oranje. Blind, yang baru diangkat pada bulan Juli lalu untuk menggantikan Guus Hiddink, adalah manajer pertama yang kalah di dua laga kompetitif awal bersama Belanda.
Hasil-hasil tersebut membuat posisi Belanda di klasemen Grup Amakin terjepit. Baru mengumÂpulkan 10 poin dari delapan laga, Belanda turun ke peringkat keemÂpat. Mereka tertinggal sembilan poin dari Islandia dan Republik Ceko yang menduduki dua posisi teratas dan sudah memastikan diri lolos ke Piala Eropa 2016. Dengan dua laga tersisa, peluang Belanda untuk merebut tiket lolos sudah tertutup.
Satu-satunya kans yang tersisa untuk Belanda adalah finis di peringkat ketiga agar bisa menÂjalani
play-off. Namun mereka harus bersaing dengan Turki yang saat ini menduduki posisi ketiga dengan 12 poin.
Meski Belanda sedang dalam posisi kritis, Blind menolak untuk mundur. "Tentang menÂgundurkan diri sama sekali tidak terlintas di kepala saya. Di waktu yang salah, di awal-awal pertandingan, kami membuat kesalahan" kata Blind dikutip
Soccerway. Nasib Belanda akan ditentukan di lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2016 bulan Oktober mendatang melawan Kazakhstan (10/10) dan Republik Ceko (13/10).
Wakil kapten timnas Belanda, Robin van Perise, menyebut jika situasi timnya kini tengah di ujung tanduk lantaran kalah dua kali beruntun.
"Hasil ini sangat menyakitÂkan. Kondisi ini sungguh kacau. Fakta ini benar-benar mengeriÂkan. Kualifikasi berjalan sangat sulit, tapi kami masih memiliki kesempatan untuk lolos," jelasÂnya.
Wesley Sneijder meminta perÂbaikan performa dari Belanda unÂtuk menghadapi dua pertandingan tersisa. Meski hanya mempereÂbutkan
play-off, namun dia yakin posisi itu bisa membangkitkan semangat rekan setimnya.
Seperti diketahui, Belanda araÂhan Danny Blind kini terancam gagal melangkah ke turnamen akbar Eropa setelah dikalahkan Islandia 1-0 pada pertengahan pekan ini.
"Belanda kini semakin jauh dari Kejuaraan Eropa di Prancis, itu jelas dan hal itu terjadi karÂena diri kami sendiri. Kami kini harus menghentikan Turki untuk mengambil langkah ke
play-off," tegasnya. ***