Berita

Politik

Komisi II Ragukan DPS Pilkada 2015

SENIN, 07 SEPTEMBER 2015 | 12:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Serentak 2015 akan diumumkan secara nasional pada 10 September nanti. Sampai saat ini, KPU RI baru mengumpulkan DPS sebanyak 94 juta orang atau 91 persen.

Anggota Komisi II DPR Arteri Dahlan meragukan data tersebut. Jelas dia, DPS berbeda dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilpres 2014.

"Saya meragukan DPS itu. Data itu berbeda dengan di lapangan dengan DPT Pilpres," kata Arteri di sela-sela rapat Komisi II dengan KPU-Bawaslu, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 7/9).


Sesuai dengan temuannya di lapangan dan informasi dari Bawaslu, DPS sekarang tidak sinkron dengan DPT Pilpres lalu. Angka perbedaanya mencapai jutaan. Termasuk, nama-nama yang ada di DPT Pilpres tidak masuk di DPS Pilkada.

"KPU harus lebih kerja keras lagi soal DPS ini. Jangan sampai nanti ini menjadi masalah di Pilkada," tutur politikus PDI Perjungan itu.

Diketahui, berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Kementerian Dalam Negari, jumlah pemilih Pilkada Serentak 2015 sebanyak 102 juta orang. Mereka tersebar di 305 daerah yang akan berpartisipasi dalam Pilkada.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya