Berita

setya novanto dan donald trump/net

Politik

MKD DPR Belum Terima Laporan Pelanggaran Etik Setnov dan Fadli

SENIN, 07 SEPTEMBER 2015 | 11:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI belum mendapatkan laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon terkait pertemuan mereka dengan bakal calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Sampai saat ini kami belum dapat laporan dari sekretatiat soal laporan itu," kata anggota MKD, Syarifuddin Sudding di gedung DPR, Jakarta (Senin, 7/8).

Namun, Sudding menerangkan, hari ini, pukul 13.00 WIB, MKD akan melakukan rapat terkait seluruh masalah yang ada terkait etika anggota dewan, termasuk masalah Setya dan Fadli ini.


Dia menambahkan, saat laporan tentang Setya dan Fadli itu masuk, MKD membuka peluang untuk memintai keterangan beberapa orang yang diperlukan, termasuk saksi-saksi dan teradu yaitu Setya dan Fadli.

Politisi Hanura ini menerangkan, ada tiga kualifikasi sanksi dalam MKD, sanksi etika ringan yang hukumannya teguran, sanksi sedang hukumannya tidak menempatkan anggota itu di AKD dan pimpinan, dan sanksi untuk pelanggaran berat adalah pemecatan.

"Tergantung dari keputusan MKD nanti, apakah ringan, sedang atau berat, atau tidak terbukti sama sekali," ujar anggota Komisi III itu.

Suding menambahkan, dalam proses di MKD harus melepaskan diri Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP). Sebab, integritas MKD perlu dipertaruhkan.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya