Berita

foto:net

Publik Jangan Terprovokasi PDIP soal Pertemuan Pimpinan DPR dengan Trump

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2015 | 11:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kekisruhan yang terjadi karena Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon bertemu dengan bakal capres AS Donald Trump harus diwaspadai.

Direktur Eksekutif Gaspol Indonesia, Virgandhi Prayudantoro menduga ada misi terselubung di balik gaduhnya situasi ini, yaitu PDI Perjuangan ingin segera mendapatkan kursi pimpinan DPR.

"Saya anjurkan masyarakat cerdas, jangan membabi buta menyerang pimpinan DPR. Mereka itu kan wakil kita juga. Waktu Puan Maharani (Menko PMK) pergi ke Republik Rakyat Tiongkok sebagai utusan negara saja kita tidak gaduh, kenapa sekarang rasanya repot sekali masyarakat mengurusi pimpinan DPR," tutur Virgandhi, Minggu (6/9).


Ia lebih menjelaskan, sebagai wakil rakyat memang ada kalanya harus ke luar negeri, asalkan tidak bersifat hedonis dan agendanya jelas maka publik harus menerima.

Ia juga mengatakan, pimpinan DPR bertemu dengan Trump tidak ada hubungannya dengan harga diri bangsa dan berkata argumen yang dilontarkan hanya dilebih-lebihkan.

"Memang kalau ingin dapat kursi pimpinan DPR pasti menghalalkan segala cara. Publik harus sadar akan hal ini, jangan mau terprovokasi oleh isu yang dilebih-lebihkan. Gimana caranya pimpinan DPR endorse Donald Trump, wong orang Amerika sana tidak kenal dengan Setya Novanto dan Fadli Zon. Lebih baik kita urusi harga bahan pangan," tukas Virgandhi. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya