Berita

rj lino/net

Hukum

Pecat RJ Lino Karena Sudah Mencoreng Wibawa Presiden

SELASA, 01 SEPTEMBER 2015 | 16:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk segera memecat Direktur Pelindo II RJ Lino karena diduga kuat terlibat dugaan korupsi pengadaan mobil crane.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Umum FS BUMN Bersatu, Arief Poyuono, dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Selasa, 1/9).

Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebut Arief, sangat jelas menyatakan bahwa telah terjadi ketidakberesan di dalam pengadaan 10 mobil crane senilai 45 miliar oleh Pelindo II.


Selain itu RJ Lino juga mesti dipecat karena dia terbukti tak beretika dan memiliki mental tempe. RJ Lino mengancam kepada Presiden Joko Widodo karena kantornya digeledah dan dengan lantang mengecam kepolisian layaknya dia penguasa di atas segalanya.

"Gaya RJ Lino seperti itu jelas mencoreng wibawa Presiden," imbuh Arief.

Dilain sisi dia mendesak kepolisian mempercepat penuntasan kasus dugaan korupsi yang melibatkan RJ Lino.

Penuntasan kasus ini secara simultan, menurut Arief, akan mengatasi percepatan dwelling time di pelabuhan Tanjung Priok, sekaligus untuk menegakkan kinerja Presiden yang menemukan keanehan-kenahan saat inspeksi mendadak ke pelabuhan terbesar di Indonesia itu.

"Kami mengajak masyarakat dan KPK mengawasi kasus ini, jangan sampai ditolak Kejaksaan Agung atau dihentikan oleh polisi karena adanya rekayasa oknum jaksa yang mengatakan kasus tersebut tidak cukup bukti adanya unsur tindak pidana," tukas Arief yang juga salah satu ketua DPP Partai Gerindra.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya