Berita

sohibul iman/net

Bisnis

Presiden PKS: Pemerintah Terlalu Menyederhanakan Persoalan

SELASA, 01 SEPTEMBER 2015 | 13:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Partai Keadilan Sejehtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman, menilai pemerintah sering terlalu menyederhanakan masalah lesunya ekonomi nasional. Padahal, salah satu dampaknya adalah pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

Sohibul Iman mengatakan hal ini di kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta (Selasa, 1/9). Sohibul juga menilai kebijakan pemerintah yang menghapus syarat bisa berbahasa Indonesia kepada tenaga kerja asing sebagai langkah keliru.

"Di tengah-tengah ekonomi seperti ini, tanpa buruh asing masuk pun, itu kita sudah pasti kita kekuranagan lapangan kerja. Nah, sekarang ditambah masuknya tenaga kerja asing tentu akan menambah persoalaan lain di lapangan," ungkapnya.


Menurutnya, kebijakan-kebijakan yang malah menambah masalah ini akibat pemerintah yang senang menggampangkan krisis.

"Itu menurut saya hal-hal yang terlalu menyederhanakan persoalan. Ini cukup serius di lapangan," tambah Sohibul.

Karena itu, ia mengimbau pemerintah mengutamakan kepentingan buruh lokal di atas kepentingan buruh dari negara lain. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya