Berita

ruhut sitompul/net

Ruhut: Aziz Syamsuddin Rada Kebakaran Jenggot di Kasus Victoria Securities

SENIN, 31 AGUSTUS 2015 | 16:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin otak dibalik pembatalan rapat kerja dengan Jaksa Agung HM Prasetyo.

"Saya dapat kabar dari Kesekjenan komisi kami, Pak Aziz ingin jangan dilaksanakan (rapat). Maka rapat itu tak jadi," jelas anggota Komisi III, Ruhut Sitompul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 31/8).

Politisi Demokorat ini menegaskan, sikap Aziz tidak tepat. Sebab, keputusan rapat jadi atau tidak harus dibicarakan bersama.


"DPR itu kan equal, sama. Kita ingin transparan, terbuka, apa masalahnya," ungkapnya.

Ruhun pun bertanya-tanya kepada Aziz minta rapat dibatalkan. "Kenapa kawan saya di salah satu fraksi rada kebakaran jenggot dengan kasus ini (kasus victoria securities Indonesia)," paparnya.

"Saran saya harus terbuka, karena itu lah pimpinan Komisi III, Benny K Harman mengundang kami semua, yang ada sembilan fraksi di Komisi III, tapi ada kabar ketua tidak setuju rapat ini dilaksanakan," ungkap Ruhut menambahkan.

Disisi lain, Ruhut acungkan jempol kepada Kejaksaan Agung dalam menangani kasus, termauk melakukan penggeledahan di kantor PT Victoria Securities Indonesia.

"Jaksa Agung sudah tegas ngomong kalau kami tak benar (dalam penggeledahan), ajukan pra peradilan saja kami. Jaksa agung itu kan sungguh-sungguh nangani. Tidak ada kasus busuk yang bisa ditutup-tutupi, termasuk oleh parpol besar," demikian Ruhut.

Sedianya, Komisi III menggelar rapat kerja dengan Jaksa Agung HM Prasetyo pukul 10.00 wib hari ini, dengan agenda penjelasan Jaksa Agung terkait RUU KUHP dan penanganan kasus tindak pidana korupsi.

Selain Aziz tidak setuju rapat digelar, kabarnya Jaksa Agung HM Prasetyo menggelar rapat di kantor Kemenko Polhukam hari ini. [sam]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya