Berita

sutopo purwo nugroho/net

Kebakaran Meluas, BNPB Kerahkan Tiga Pesawat dan 13 Helicopter

MINGGU, 30 AGUSTUS 2015 | 14:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menginformasikan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan kian meluas.

Kata dia, Berdasarkan data BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), hotspot satelit modis atau terra dan aqua pada 29 Agustus 2015 di Sumatera ada 291 hotspot. Yaitu Bengkulu 7, Jambi 87, Sumsel 130, Riau 47, Lampung 16, Sumut 3, dan Sumbar 1. Sedangkan di Kalimantan terdapat 231 hotspot.

"Asap menyebar luas di Sumut, Sumbar, Riau, Jambi dan Sumsel. Asap di Sumut dan Sumbar sebagian besar berasal dari Riau, Jambi, dan Sumsel yang terbawa angin ke Utara-Timur Laut," terang Sutopo sambil menjelaskan sebagian besar kualitas udara tidak sehat, Minggu (30/8).


Sementara untuk jarak pandang di Pontianak 1.500 meter, Pekanbaru 1.500 meter, Rengan 3 km, Pelalawan 2 km, Jambi 1.500 meter. Dan pada 28-29 Agustus 2015 sebanyak 218 SD dan 170 SMP-SMA di Kota Jambi diliburkan karena kualitas udara memburuk.

Jelas Sutopo, dalam penanganan karhutla, sesuai instruksi Presiden Jokowi pada November 2014 dan diulang lagi pada Januari 2015, bahwa penanggung jawab pengendalian karhutla adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Gubernur dan Bupati/Walikota bertanggung jawab di daerah masing-masing.

BNPB mendukung upaya penggulangan bencana asap. BNPB 'filling the gap' kebutuhan ektrem yang dibutuhkan.

Untuk mengatasi karhutla maka BNPB mengerahkan tiga pesawat terbang untuk hujan buatan di Riau, Sumsel, dan Kalbar. Selain itu, BNPB mengerahkan 13 helicopter pemboman air. Dari 13 helipoter tersebut tersebar di Riau 3 heli, Sumsel 2 heli, Kalbar 2 heli, Kalteng 2 heli, Jambi 2 heli dan Kalsel 1 heli.

Setiap hari, lanjut Sutopo, helicopter menjatuhkan ribuan liter air dari udara. Ratusan ton garam juga sudah disebarkan di awan-awan potensial sejak Juni 2015 hingga sekarang.

"Untuk penanggulangan bencana asap ini BNPB menyiapkan Rp 385 miliar, dimana sebagian besar digunakan untuk sewa dan operasional pesawat dan helicopter. Pemadaman di darat juga terus dilakukan oleh BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, MPA dan masyarakat," tukasnya. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya