Berita

zulkifli hasan/net

Ketua MPR: Islam Masuk ke Indonesia Secara Damai

MINGGU, 30 AGUSTUS 2015 | 13:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan Islam masuk ke Indonesia dengan damai dan mengikuti budaya setempat.

Demikian disampaikan Ketua Umum PAN itu di hadapan ratusan keluarga besar Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, dalam acara Silaturrahim Akbar di Masjid Kampus Undip, (Minggu, 30/8).

Lebih lanjut dikatakannya Islam di Indonesia bisa menjadi agama yang rahmatan nilalamin, toleran, dan bisa bersama dengan demokrasi. "Islam seperti ini bisa terjadi di Indonesia, tidak di Timur Tengah," ujarnya.


Diceritakan oleh Zulkifli bahwa dirinya sering kedatangan tamu dari berbagai negara. Tamu itu oleh Zulkifli diajak keliling Pasar Tanah Abang, Jakarta. Di tempat itu mereka diterangkan mengenai pedagang yang berasal dari berbagai daerah dan etnis.

"Mereka saya jelaskan bahwa ummat Islam di sini sangat toleran," ujarnya seperti dalam rilis Humas MPR.

Tak hanya itu yang ditunjukkan oleh Zulkifli. Ia juga menunjukkan bagaimana antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta berdekatan. Hal demikian menunjukkan bahwa Islam di Indonesia sangat toleran.

Sebagai agama yang penganutnya mayoritas Islam, di Indonesia bila hari agama seperti Natal, Nyepi, dan Waisak, adalah merupakan hari libur. Dari semua itu maka Zulkifli mengatakan kepada tamunya tadi tak usah mengajari orang Indonesia tentang HAM.

Meski demikian, Zulkifli mengakui sebagai umat mayoritas, umat Islam di Indonesia belum mencapai kemakmuran. Sebagai umat yang besar, umat Islam di Indonesia belum mampu mengkonversikan diri sebagai kekuatan politik dan ekonomi.

Diingatkan kepada para mahasiswa bahwa kekuasaan politik dan ekonomi tak bisa diminta namun harus direbut sebab kekuasaan politik dan ekonomi adalah sebuah pertarungan.

Untuk itu dirinya meminta kepada umat Islam agar tidak tabu atau menabukan bahkan menjauhi dunia politik. Diharapkan umat Islam mau terjun dalam dunia politik. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya