Berita

Politik

MPR: Ekonomi Indonesia Dijajah Kapitalisme Global

JUMAT, 28 AGUSTUS 2015 | 19:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Badan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Ahmad Basarah mengutip apa yang pernah dikatakan Presiden Pertama RI Soekarno bahwa sekarang kita menghadapi penjajahan nekolim, sebuah bentuk penjajahan baru.

Basarah juga mengutip apa yang pernah disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bahwa sekarang kita sedang melakukan peperangan namun bukan peperangan konvensional tapi perang modern.

Perang modern disebut lebih canggih dibanding perang perang konvensional sebab dampaknya lebih dahsyat. Perang modern pun esensinya sama yakni perebutan sumber daya alam.


"Dalam perang modern kita tak menemukan pangkalan-pangkalan dan tentara asing di Indonesia namun kita merasakan adanya pangkalan-pangkalan mental asing di Indonesia. Pangkalan mental asing itulah yang akan menghancurkan nilai-nilai luhur bangsa," kata politikus PDI Perjuangan itu di depan peserta Training of Trainers 4 Pilar di lingkungan TNI dan Polri, di Bandung, Jawa Barat (Jumat, 28/8).

Basarah bertanya, apakah kita bisa menjamin bahwa dalam Pemilu atau Pilkada tak ada pertarungan modal? Ia pun menguraikan bahwa sekarang banyak kepala daerah yang terkena masalah hukum. Menurutnya, hal demikian ada yang salah dalam proses perekrutan kepemimpinan yang melibatkan ada unsur kapitalisme.

"Itulah salah satu dampak dari perang modern," ujarnya.

Tak hanya dalam soal kepemimpinan yang sudah terkontaminasi dengan unsur kapitalisme namun diakui Basarah saat ini ada sekitar 173 undang-undang yang berpihak pada asing dan tak sesuai dengan Pancasila.

Dengan fakta di atas maka Basarah berani menyimpulkan bahwa bangsa ini secara ekonomi sudah dijajah oleh kapitalisme global.

Untuk itulah kata dia maka MPR dengan kesadaran penuh mensosialisasikan 4 Pilar. Sosialisasi untuk menyamakan persepsi untuk bersama mempunyai tanggung jawab menjaga kedaulatan Indonesia, baik secara teoritorial dan ideologi.

"Mari kita bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian bangsa sesuai 4 Pilar," tegasnya Basarah seperti dalam rilis Humas MPR.[dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya