Berita

setya novanto/net

Politik

Ketua DPR Akui Konflik Internal Bikin Fungsi Legislasi Mandul

JUMAT, 28 AGUSTUS 2015 | 13:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

DPR RI dan Pemerintah telah menyepakati Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2015-2019 sebanyak 160 RUU, dan 37 RUU menjadi prioritas pada tahun 2015, yang ditetapkan dalam Paripurna Februari 2015.

Demikian disampaikan Ketua DPR Setya Novanto dalam pidato Sidang Paripurna dalam rangka peringatan Ulang Tahun ke-70 DPR RI dan penyampaian Laporan kinerja DPR RI Tahun Sidang 2014-2015 di Ruang Rapat Paripurna I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Jumat, 28/8).

Jelas dia, menjelang akhir tahun sidang, terdapat penambahan jumlah RUU dan penggantian judul RUU yang masuk dalam prioritas tahun 2015, sehingga jumlah Prolegnas Prioritas tahun 2015 sebanyak 39 RUU.


"Selama tahun sidang 2014 hingga 2015, DPR bersama Pemerintah telah menyelesaikan pembahasan terhadap 12 RUU, dan DPR juga telah menyelesaikan beberapa peraturan DPR," ujar politikus Partai Golkar itu.

Menurut Setya, tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan fungsi legislasi antara lain dikarenakan prioritas kerja anggota DPR yang belum terfokus pada penyelesaian target legislasi.

"Hal ini dikarenakan anggota DPR masih terpecah perhatiannya untuk menyelesaikan permasalahan baik tingkat internal maupun dalam penenganan fungsi DPR yang lainnya, yaitu fungsi pengawasan dan anggaran," beber Setya.

Selain itu, lanjut Setya, penyelesaian pembahasan RUU tidak semata-semata menjadi tanggung jawab DPR saja, tapi juga pemerintah.

"Untuk itu harus ada komitmen di antara kedua lembaga tersebut dalam penyelesaian pembahasan RUU," demikian Setya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya