Berita

bupati muba

Hukum

Bupati Muba Akui Diperas Anggota DPRD

KAMIS, 27 AGUSTUS 2015 | 18:37 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Bupati Musi Banyuasin (Muba) Sulawesi Selatan, Pahri Azhari, mengaku diperas anggota DPRD. Bahkan hingga jumlah miliaran rupiah.

"Ya sebenarnya kurang lebih begitu lah (anggota DPRD memeras). (Inisiatif permintaan uang) dari DPRD," tutur Pahri usai diperiksa di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu diperiksa sebagai saksi untuk empat pimpinan DPRD Kabupaten Muba terkait dugaan suap LKPJ 2014 dan pembahasan APBD 2015.


Pahri yang telah menyandang status tersangka dalam pusaran suap ini mengaku, jika tak memberikan uang pelicin kepada para legislator itu, LKPJ 2014 dan APBD 2015 tidak akan disetujui pimpinan DPRD.

"Iya kurang lebih begitu (jika tak diberi uang maka tidak disetujui). Saya rasa ini masalah pembahasan saja," ungkapnya.

Pahri mengaku tak mengetahui secara pasti siapa saja yang terlibat di DPRD dalam suap yang turut menyeret istrinya Lucianty Pahri. Dia hanya meminta doa atas kasus ini agar cepat selesai.

"Saya kurang tahu juga berapa yang terlibat karena semua di penyidik. Ya mohon doa lah ya, semoga pekerjaan ini cepat selesai," tandasnya.

Sehari sebelumnya, empat pimpinan DPRD Muba diperiksa penyidik KPK sebagai saksi Pahri dan Lucianty. Mereka diantaranya Riamon Iskandar selaku Ketua DPRD Muba dan Darwin, Islan Hanura, serta Aidil Fitri masing-masing Wakil Ketua DPRD.

Kasus suap DPRD Muba terbongkar pada operasi tanggap tangan KPK pada Jumat 19 Juni 2015 lalu. Saat penangkapan empat tersangka, penyidik KPK menemukan uang tunai sekitar Rp2,5 miliar dalam pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu dalam tas merah marun yang diduga uang suap.

Seperti diketahui, dalam pengembangan kasus dugaan suap ini, lembaga antirasuah kembali menetapkan empat tersangka baru beberapa waktu lalu. Mereka yakni Ketua DPRD Muba, Riamon Iskandar (RI), dan Wakil Ketua DPRD Muba Darwin A. H (DAH), Islan Hanura (IH), serta Aidil Fitri (AF). [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya