Berita

ock

Panitera PTUN Medan Ngaku Diberi Uang Oleh OC Kaligis

SELASA, 25 AGUSTUS 2015 | 15:31 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Sekretaris sekaligus Panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Syamsir Yusfan mengaku pengacara kondang Otto Cornelis Kaligis pernah memberinya uang sebanyak USD 2000.

Pengakuan tersebut disampaikan Syamsir kepada penyidik KPK yang menggarapnya sebagai tersangka dugaan suap hakim dan panitera di PTUN Medan.

Pemberian uang itu dilakukan dalam dua tahap dengan nominal yang sama. Pertama diterima langsung dari OC Kaligis, dan kedua dari anak buahnya, M Yagari Bhastara atau Gerry.


"Kebetulan ada titipan uang dari OCK. Pertama dari OCK, kedua Gerry. Pertama seribu Dollar AS, kedua juga sama, untuk dia (Syamsir)," ungkap pengacara Syamsir, John Ely Tumanggor, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (25/8).

Namun, ketika disinggung mengenai uang untuk hakim yang diberikan OC Kaligis, Jhon mengaku bahwa kliennya tidak tahu menahu akan hal itu.

Dia mengatakan, kliennya hanya bertugas untuk mempertemukan antara hakim PTUN Medan dengan politikus partai Nasdem itu.

"Tapi yang jelas dia tidak pernah terlibat suap menyuap antara hakim dan OCK. Tugasnya cuma mengantar Hakim ke OCK. Sebagaimana tugas keseharian," kilah John.

Seperti diketahui, pernyataan John ihwal pemberian uang dari OC Kaligis ke Syamsir bukan tanpa alasan. Pasalnya, pihak KPK pernah menemukan uang sebesar 700 Dollar AS ketika menggeledah rumah Syamsir beberapa waktu lalu. [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya